Mengenal Mirrorless KameraKamera mirorrless adalah sistem kamera digital yang tidak menggunakan cermin dan diluncurkan di dunia fotografi sejak tahun 2008 dan populer dikalangan para pecinta fotografi. Kamera mirorrless itu sendiri dikenal dengan banyak nama yaitu Mirorrless Interchangeable Lens Camera (MILC) atau Electronic Viewfinder with Interchangeable Camera, atau Compact Camera System. Namun nama yang lebih populer adalah mirrorless kamera. Berikut kita akan mencoba mengenal mirrorless kamera lebih jauh dan apa yang menyebabkannya menjadi sangat populer.

Ada beberapa karakteristik yang dimiliki oleh kamera mirrorless yang membuatnya mendapatkan nama sebagai kamera tengah-tengah. Hal ini dikarenakan karena kamera ini merupakan sebuah kamera yang posisinya berada ditengah-tengah kamera DSLR dan juga kamera saku dimana mayoritas kamera mirrorless harganya tidak semahal kamera DSLR dan secara umum tidak seberat kamera DSLR. Selain harga dan ukuran yang tidak sebesar kamera DSLR, berikut adalah beberapa karakteristik atau bisa dikatakan sebagai kelebihan yang dimiliki oleh kamera mirorless:

  • Ada pilihan untuk mengganti lensa
  • Kualitas atau hasil fotonya tidak jauh berbeda dari kamera DSLR
  • Ukuran sensornya itu sendiri bisa disamakan dengan kamera DSLR kelas menengah
  • Proses pengambilan gambar lebih cepat
  • Tingkat noise yang rendah

Perbedaan utama antara kamera mirrorless dan kamera DSLR adalah pada keberadaan mirror atau cermin yang berfungsi untuk memunculkan gambar di viewfinder. Pada kamera mirrorless, cermin tersebut dibuang yang memungkinkan ukuran kamera jauh lebih kecil dan juga jauh lebih ringan. Ketiadaan cermin berarti menghilangkan system viewfinder optic, namun pada kamera mirrorless hal ini digantikan dengan system viewfinder elektronik.

Hal-hal yang sudah disebutkan diatas adalah hal-hal yang dapat membantu seseorang untuk mengenal kamera mirrorless lebih jauh. Tidak dipungkiri memang bahwa masih banyak penyempurnaan yang dibutuhkan untuk kamera ini melihat usianya yang baru menginjak tahun ke lima. Namun, melihat semua kelebihan yang ditawarkan oleh kamera mirrorless seperti yang sudah disebutkan diatas, tidak heran bila tingkat popularitasnya semakin hari semakin meningkat dan menjadi pilihan banyak orang dimana para produsen kamera besar seperti Canon dengan EOS-Mnya dan Nikon dengan J1nya juga sudah mulai melebarkan lini kameranya dengan memproduksi kamera jenis ini.

Sumber : http://teknikfotografi.org/mengenal-kamera-mirrorless/

Posted By : Nurul Hardiyanti

Advertisements

pengertian file rawMode RAW digunakan oleh kebanyakan Fotografer profesional karena mode ini tidak mengkompresi gambar sama sekali dan membuat mereka benar-benar mentah atau belum di proses oleh kamera. Dan karena foto RAW tidak dikompresi, anda dapat menjaga penuh kualitas masing-masing gambar. Hal ini dapat membuat perbedaan nyata saat mencetak gambar, terutama untuk cetakan besar.

Sebagian besar kamera digital memproses dan mengkompresi gambar yang anda ambil sesaat setelah anda menekan tombol shutter. Hal ini dapat membantu, karena membuat ukuran file yang rendah (menggunakan kompresi JPEG) dan menangani color correction, termasuk white-balance, tint, dan eksposur.

Karena file RAW kamera tidak dikompresi, mereka mengambil space lebih dari gambar dengan file JPEG seperti pada umumnya. Bahkan, file RAW sering membutuhkan space 2 sampai 3 kali lebih banyak untuk setiap foto yang diambil. Jadi, Anda harus memiliki kartu memori ekstra besar pada kamera  jika anda berencana untuk memotret dalam mode RAW.

File RAW kamera juga belum diproses, berarti semua proses foto dilakukan pada komputer. Hal ini seperti mengambil negatif film ke kamar gelap untuk diolah. File RAW adalah negatif dan komputer berfungsi sebagai ruang gelap. Dengan file RAW, Anda memiliki kontrol penuh atas penyesuaian temperatur (untuk white-balance), warna, dan eksposur. Namun, karena file RAW bukanlah gambar seperti pada umumnya, sebagian besar program image-viewing tidak dapat membukanya. Oleh karena itu, kebanyakan perusahaan kamera memasukan software untuk editing RAW. Program ini memungkinkan anda untuk membuka file RAW, melakukan proses yang diperlukan, dan menyimpannya dalam format gambar umum seperti bitmap, TIFF, dan JPEG. Atau anda dapat menggunakan software seperti Adobe Photoshop Lightroom dll.

Saat memotret dalam mode RAW memang menawarkan banyak kontrol atas foto anda, dibutuhkan software tambahan dan waktu tambahan untuk membuka dan mengedit setiap gambar yang anda ambil. Untuk fotografi casual, menggunakan fitur built-in pengolahan pada kamera (menggunakan format JPEG) adalah pilihan yang paling cocok. tetapi jika anda menginginkan hasil maksimal dan terbaik, sebaiknya mulailah menggunakan mode RAW ini.

Sumber : http://teknikfotografi.org/definisi-dan-keuntungan-memotret-dengan-mode-raw/

Posted By : Nuru; Hardiyanti

5 Obyek Menarik yang Bisa difoto Saat Travelling ke Luar NegeriSalah satu hal yang wajib dilakukan oleh siapapun yang sedang melakukan travelling adalah mengabadikan moment yang ada. Ada juga beberapa objek yang tampaknya menjadi sebuah objek wajib yang harus difoto oleh para traveler. Travelling bisa dilakukan di dalam negeri maupun ke luar negeri dan untuk mengabadikan momen perjalanan tersebut, berikut adalah 6 obyek menarik yang bisa difoto saat travelling ke luar negeri.

  • Landmark negara tersebut

Hampir setiap negara memiliki sebuah landmark atau sebuah object yang menjadi ciri khas negara tersebut. Paris dengan menara Eiffel, Big Square di London, Taj Mahal di India, Opera House di Sydney Australia, Great Wall di Beijing, dan masih banyak lagi. Landamark adalah sebuah ciri khas dari sebuah negara dan tentunya menjadi sebuah objek menarik untuk diambil fotonya.

  • Event/Festival/Kegiatan yang sedang berlangsung

Beberapa negara memiliki event atau festival yang sangat populer yang dilakukan secara berkala. Jangan lupa untuk mengambil foto saat event berlangsung yang menunjukkan tradisi dari negara tersebut contohnya saja prosesi pergantian prajurit di istana Buckingham Inggris yang selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, festival Songkran yang memperlihatkan para warga saling melempar balon air di Thailand, ataupun festival mandi lumpur di Korea. Yang perlu diingat adalah beberapa festival diadakan di waktu-waktu tertentu yang mungkin tidak bertepatan dengan waktu anda berada disana.

  • Tempat wisata paling populer di negara tersebut

Kebanyakan tempat wisata populer di sebuah negara juga bisa menjadi obyek foto yang sangat menarik. Contoh yang paling sering terlihat adalah foto Universal Studios di Singapore yang sering dijadikan latar belakang foto keluarga saat bepergian ke sana. Tempat-tempat lain yang sering dijadikan latarbelakang foto adalah Disneyland di Hongkong, Legoland dan Genting Highland di Malaysia.

  • Pemandangan alam/kota

Pemandangan alam adalah salah satu objek paling menarik yang bisa didapatkan oleh para traveler saat mereka berkunjung ke luar negeri. Banyak pemandangan menarik yang tidak bisa didapatkan di tanah air contohnya saja pemandangan alam di musim gugur lengkap dengan daunnya yang berwarna-warni, pemandangan salju, musim Sakura di Jepang, dan masih banyak lagi. Selain itu, bila anda membawa kamera yang cukup baik, anda juga bisa memotret suasana kota pada malam hari. Anda bisa memotret dari hotel tempat anda menginap, atau bisa mengunjungi tempat tertinggi di kota tersebut, contohnya Marina Bay Sands di Singapore atau the Peak di Hongkong.

  • Kuliner khas negara tersebut

Berkunjung ke sebuah negara tanpa mencicipi makanan khasnya tentu terasa kurang lengkap. Sebuah foto yang mengabadikan makanan khas dari sebuah negara tentunya akan menjadi bagian dari foto perjalanan yang sangat menarik untuk dibagikan ke orang lain.

  • Penduduk dan aktifitas penduduk negara tersebut

Jangan anda lewatkan kesempatan untuk mengabadikan penduduk negara setempat saat anda sedang berjalan-jalan. Perhatikan aktifitas-aktifitas yang cukup unik yang menarik untuk diabadikan oleh anda. Semoga daftar 6 obyek menarik yang bisa difoto saat travelling ke luar negeri diatas bisa menjadi inspirasi buat Anda yang sedang merencanakan untuk bepergian ke negara lain dalam waktu dekat. Sumber : http://teknikfotografi.org/6-obyek-yang-menarik-untuk-difoto-saat-travelling-ke-luar-negeri/ Posted By : Nurul Hardiyanti

Animasi Stop Motion

Posted: June 12, 2013 in Animasi
Tags:

Apa sih Stop Motion itu?

Stop Motion itu adalah teknik di mana sebuah obyek berupa boneka, model, atau gambar digerakkan oleh tangan animator dengan cara memindahkan posisi secara perlahan-lahan. Disetiap gerakan direkam dengan kamera foto ataupun kamera shooting. Dan hasil rekaman itu disusun berurutan, maka yang tercipta adalah kesan seolah – olah bergerak dan hidup.

Proses dan Cara Pembuatannya

Dalam proses pembuatan stop motion terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasil yang didapat sesuai dengan yang diharapkan, seperti keahlian dan ketelitian untuk menggerakkan obyek atau boneka, teknik pengambilan gambar yang tepat untuk komposisi gambar yang diperlukan dan untuk menghasilkan gambar yang bagus serta terkonsep secara matang.

Untuk menghasilkan kualitas stop motion yang baik dan efektif, tahap pertama yang harus dilakukan adalah membuat skenario atau skrip terlebih dulu, merancang dasar konsep obyek dan layout setting yang dibutuhkan agar sesuai dengan tema yang diinginkan.

Keahlian dalam editing dan menguasai penggunaan kamera dan software juga sangat mendukung dalam pembuatan video stop motion ini. Tahap pengeditan, pemberian efek, pencampuran audio dan video juga sangat berpengaruh agar hasil tampak sempurna dan mempunyai unsur cerita tersendiri.

Dalam membuat stop motion yang terkonsep jelas kita harus menyiapkan banyak gambar. Tidak hanya belasan gambar, bisa jadi puluhan sampai ratusan bahkan ribuan gambar. Nah, untuk menyatukan gambar-gambar tersebut hingga menjadi video, kita bisa menggunakan aplikasi Windows Movie Maker atau aplikasi sejenisnya

Untuk perlengkapan pembuatan, kalian hanya butuh:

1. Camera : camera apa saja bisa digunakan seperti camera Pocket, camera Handphone, Webcame, Lele, Lomo, atau DSLR tapi disini saya mengunakan camera DSLR.

2. Siapkan obyek yang sudah ditentukan, seperti tulisan-tulisan yang menjadi tujuan konsep, benda-benda yang mendukung, background dan sebagainya. Atau kalau anda narsis, bisa jadi anda sendiri adalah obyeknya.

3. Siapkan juga media untuk proses pengeditan hasil jepretan kamu itu agar menjadi stop motion seperti : Laptop, PC, Notebook atau gadget-gadget lainya yang mendukung untuk proses pembuatan dan mempunyai aplikasi pengeditan video, seperti Movie Maker atau sejenisnya.

4. Siapkan juga tripod (jika diperlukan). Tripod disini berfungsi untuk menyanggah camera sekaligus menghindari agar hasil jepretan tidak berpindah posisi terlalu jauh dan tetap pada satu posisi yang sama, supaya hasil stop motion tetap pada alur konsep yang telah ditentukan

Tahap-tahap pembuatannya:

1.) Lakukan pemotretan terhadap objek, ingat ya.. step perstep pergerakan harus di potret, agar nanti saat penggabungan foto akan terasa emosionalnya, atur gerakan dan arah pemotretan sesuai keinginan.

2.) Pastikan jangan sampai ada bagian foto yang terlewatkan atau bahkan sampe hilang terhapus. Setelah proses pemotretan selesai gabungkan semua foto dengan menggunakan softwere pengeditan movie. Disini saya menggunakan aplikasi moviemaker.

Tapi sebelum kamu meng load foto-foto ke aplikasi, lakukan penyetingan sebagai berikut tools>option>advance>picture duration set ke 0.125 kemudian OK.

3.) Setelah melakukan penyetingan import foto import > picture > browse cari dimana letak foto anda yang akan diedit, masukan semua foto-foto kamu kesana klick saja Ctrl + A lalu ok.

4.) Lalu jika semua foto telah di import masukan semua foto kedalam storyboard  dengan menahan SHIFT sambil click poto pertama trus click poto terakhir, SHIFT masi ditahan ya.

5.) Untuk menambahkan suara-suara agar lebih menarik klick saja import > audio or music import ke story board jika gerakan gambar tak sesuai dengan nada lagu lakukan pengaturan speed dengan cara klick timline yang ada pada sebelah kiri story board beri ceklist di timeline kemudian atur posisi gambar pada story board.

nahh, kalau sudah siap tinggal di save. Pilih finish movie > save to my computer, selesai deh.

Sumber http://desainbagus.com

7 PANDUAN MEMBELI KAMERA DSLR untuk PEMULA

6 Maret 2013

 

Membeli kamera DSLR (Digital Single Lens Reflect) perlu pertimbangan jeli, khususnya untuk pemula yang memiliki budget terbatas. Karena kamera pertama yang dimiliki akan menentukan pilihan asesoris selanjutnya.

Berikut kami ulas panduan untuk memilih DSLR yang cocok untuk kebutuhan.
1. Kebutuhan dan Budget
Membeli kamera DSLR sesuai dengan kebutuhan adalah hal yang bijak. Jangan memaksakan diri mebeli yang canggih fiturnya padahal kita tidak membutuhkan fitur tersebut untuk keseharian. Untuk pemula disarankan untuk mencari dengan budget tidak terlalu mahal. Agar kelak jika sudah mahir baru mencari yang lebih handal.

2. Sensor
Perhatikan Ukuran sensor yang digunakan untuk menangkap gambar. Walaupun banyak sekali variasi ukuran, umumnya terbagi dalam 3 kategori, yaitu FullFrame, APS-C dan Four-Thirds.
Kamera DSLR full frame adalah semua kamera DSLR yang menggunakan ukuran sensor yang sama dengan ukuran film analog. Jadi apa yang dilihat di viewfinder, itulah hasil fotonya. Tanpa ada yang dikurangi atau istilah fotografinya di “crop”.
Kamera sensor APS-C memiliki ukuran sensor lebih kecil. Konswekuensinya ada bagian foto yang hilang atau di crop. Keuntungannya harga menjadi lebih murah dan body lebih ringan.
Yang ke tiga kamera sensor Four-Thirds. Jenis ini yang sedang menjadi trend saat ini. Dengan ukuran sensor lebih kecil dari APS-C, bodynya menjadi lebih kecil pula dan tentu lebih ringan dan mudah dibawa kemana-mana tanpa banyak mengurangi kualitas gambar yang dihasilkan.

Contoh kamera full frame: Canon 5D mark III, Nikon D600, Nikon D700, Nikon D800, Nikon D4, Sony A99.
Contoh kamera crop sensor APS-C : Canon 600D/650D/60D/7D, Nikon D3000/D3200/D90/D7000, Sony A390, Sony SLT A37/A57.
Contoh kamera Four-Thirds : Canon EOS-M, Fuji XE-1, Nikon J1/V1, Olympus EPL/EPM/EP, Panasonic GF, Sony NEX.

3. Fitur
Resolusi Megapixel
Apabila berencana ingin mencetak foto dalam ukuran besar, sebaiknya membeli kamera dengan resolusi besar sehingga hasil cetakan foto juga bisa maksimal sesuai yang diinginkan.
Sebagai gambaran kamera dengan 4 MP bisa menghasilkan cetakan yang bagus ukuran 10R (seperti ukuran sampul majalah).
Nah kalau hanya sekedar ingin foto-foto dan share ke dunia maya, Megapixel besar tidak terlalu dibutuhkan.

4. ISO
Fitur lainnya pada kamera DSLR yang mungkin perlu diperhatikan adalah pengaturan ISO untuk memotret di tempat gelap. ISO ini berkaitan dengan tingkat sensitifitas sensor pada kamera terhadap cahaya. Semakin besar nilai pada settingan di kamera maka semakin sensitif dan besar cahaya yang didapatkan.

5. Speed/Kecepatan  
Kamera DSLR pemula memiliki kecepatan yang lebih baik daripada kamera saku mahal. Kecepatan diperlukan apabila sering memotret objek bergerak misalnya mobil yang sedang melaju atau menonton konser musik.

6. Image Stabilization/Anti Getar
Hal lain yg perlu diperhatikan memilih kamera DSLR adalah antishake systems. Karena gambar yang diambil pada pencahayaan kurang ataupun diambil dari jarak jauh akan rawan menjadi buram (blur) karena gerakan tangan atau kamera yang tidak disengaja. Image Stabilization ini dirancang untuk menghindari hal ini.

7. Ukuran dan Model
Ukuran kamera DSLR memang besar dan tidak seperti kamera digital biasa. Namun ada pula beberapa kamera DSLR yang ringan dan bisa dibawa kemana-mana saat bepergian. Bahkan seperti diulas di atas, jenis kamera Four-Thirds nyaman dibawa kemana-mana dengan bentuk kecil.

Masih bingung ?
Langsung saja pilih DSLR murah awal tahun 2013 :
NIKON    D3000 + lens 18-55 VR + 8g    Rp3,625,000
CANON    1100d + 18-55is + tas    Rp4,325,000
SONY    SLT A37+ 18-55mm + Sony 50mm 1.8 + 8g    Rp5,995,000
Klik untuk spesifkasi lengkap DSLR.

Pilihan kamera Four-Thirds / Mirrorless :
CANON    EOS-M + EF-M 18-55mm f/3.5-5.6 IS STM    Rp6,500,000
NIKON    J1 + 10-30mm        Rp3.975,000
OLYMPUS    EPL 3 + 14-42mm     Rp6,295,000
PANASONIC    GF3 + 14-42mm + 14mm + 4g + tas    Rp5,175,000
PENTAX    Q + 8.5mm + 4g    Rp3,745,000
SONY    NEX F3 + 18-55mm + 8g+tas+batt    Rp5,875,000
Klik untuk spesifkasi lengkap Mirrorless.

Selamat hunting kamera 🙂

sumber : http://daldigital.net/news/6/7-PANDUAN-MEMBELI-KAMERA-DSLR-untuk-PEMULA

Posted by Nurul Hardiyanti

Apa menurut kalian tentang tata cahaya?

menurut pendapatku sendiri tata cahaya adalah penataan lampu atau cahaya agar terkesan lebih memperlihatkan suatu objek 

 

 Pengertian Tata Cahaya

   Tata cahaya adalah seni pengaturan cahaya dengan mempergunakan peralatan pencahayaan agar kamera mampu melihat obyek dengan jelas, dan menciptakan ilusi sehingga penonton mendapatkan kesan adanya jarak, ruang, waktu dan suasana dari suatu kejadian yang dipertunjukkan dalam suatu pementasan. Seperti halnya mata manusia, kamera video membutuhkan cahaya yang cukup agar bisa berfungsi secara efektif. Dengan pencahayaan penonton akan bisa melihat seperti apa bentuk obyek, di mana dia saling berhubungan dengan obyek lainnya, dengan lingkungannya, dan kapan peristiwa itu terjadi.
Kerja kamera elektronik sangat dipengaruhi oleh sistem pencahayaan . Hal ini sesuai dengan karakter sistem proses perekaman gambar oleh kamera elektronik, sehingga masalah-masalah mengenai tata cahaya sangatlah penting peranannya dalam sebuah kegiatan perekaman gambar.
Cahaya menurut sumbernya dibedakan dalam Cahaya bersumber dari alam, seperti cahaya matahari ( natural light/daylight) dan Cahaya yang diciptakan atau bersumber dari lampu, api (artifisial light/tungsten)
Sumber cahaya itu sendiri mempunyai karakteristik jenis cahaya dan intensitas cahaya yang bermacam-macam. Kita abaikan dulu permasalahan ini, kita coba untuk memperlakukan sebuah sistem yang aplikatif terhadap kerja kamera.Seperti teori dasar tata cahaya. Dalam setiap pengambilan gambar dipengaruhi oleh kondisi tata cahaya yang ada, apapun kondisinya tetapi hasilnyapun juga mengikuti kondisi tata cahaya tersebut. Namun untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal maka kita dapat mengikuti teori dasar tata cahaya yang berlaku, walaupun pada praktek kerja kita dapat mengembangkan kreasi kita sesuai keinginan dan hasil yang akan dicapai. 
KUALITAS CAHAYA
a. Hard light
Disebut dengan cahaya keras yang dihasilkan dari sumber cahaya dengan intensitas yang tinggi, cahaya lebih bersifat spot. Menghasilkan kekontrasan yang tinggi dan bayangan yang keras (gelap – terangnya).
b. Soft Light
Disebut juga cahaya yang lembut karena dihasilkan dari sumber terpendar dan halus biasanya cahaya yang dipancarkan adalah flood dan dibarengi dengan filter atau elemen penghalus pemendaran cahaya.Kontras yang dihasilkan lebih tipis sehingga bayangan yang dihasilkan juga tidak keras.
 
Cahaya berdasarkan konsep dasar pencahayan dapat dibedakan :
a.  Natural Light
Cahaya natural yang sumber cahaya dalam satu frame atau adengan maupun scene bersumber dari cahaya yang bersifat natural. Misalnya cahaya pagi hari dari sebelah timur (key). Maka shot-shot dalm scene tersebut key lightnya dari arah yang sama.
c. Pictorial Light/Arificial Light
Cahaya yang bersifat artistik atau ciptaan. dibentuk sesuai kebutuhan artistik, mood sebuah adegan atau scene. Jadi arah sumber cahaya (key) dapat berubah-ubah sesuai dengan kebutuhan artistic gambar atau mood dari adegan tersebut.
                                                     
Direction of Light
Pencahayaan yang dibedakan berdasarkan arah cahaya dan jatuhnya cahaya ke subjek dapat dibedakan:
a.  Top Light
Cahaya yang datang dari arah atas subjek, sebagai ambient/base light juga menciptakan suasana tertekan pada subjek.  
b. Eye Light
Cahaya yang ditujukan pada posisi mata subjek guna untuk menguatkan kekuatan yang dimunculkan dari  mata.
c.Accent Light
Cahaya yang dibuat sebagai aksen diluar subjek untuk menciptakan kedalaman dan mood tertentu. Biasanya ditujukan pada background
PRINSIP DASAR TATA CAHAYA

Ini sudah menjadi rumusan atau formula dasar sebuah pencahayaan dalam produksi video, film, dan foto. Tiga poin penting itu terdiri atas : Key Light, Fill Light, Back Light
a. Key Light
Pencahayaan utama yang diarahkan pada objek. Keylight merupakan sumber pencahayaan paling dominan. Biasanya keylight lebih terang dibandingkan dengan fill light. Dalam desain 3 poin pencahyaan, keylight ditempatkan pada sudut 45 derajat di atas subjek.Fill Light
b. Fill light
Pencahayaan pengisi, biasanya digunakan untuk menghilangkan bayangan objek yang disebabkan oleh key light. Fill light ditempatkan berseberangan dengan subyek yang mempunyai jarak yang sama dengan keylight. Intensitas pencahyaan fill light biasanya setengah dari key light.
c. Back Light
Pencahayaan dari arah belakang objek, berfungsi untuk meberikan dimensi agar subjek tidak “menyatu” dengan latar belakang. Pencahyaan ini diletakkan 45 derajat di belakang subyek. Intensitas pencahyaan backlight sangat tergantung dari pencahayaan key light dan fill light, dan tentu saja tergantung pada subyeknya. Misal backlight untuk orang berambut pirang akan sedikit berbeda dengan pencahayaan untuk orang dengan warna rambut hitam.

 

(Cameranesia). Anda seorang fotografer? Ini dia info Jenis Kamera DSLR Terbaik pilihan Fotografer yang wajib anda ketahui. Wajib karena bisa saja anda salah satu penggunanya, atau anda belum menggunakannya? Kami sarankan silahkanlah beralih ke kamera-kamera DSLR yang kami tampilkan dibawah ini. Berikut ulasan tentangJenis Kamera DSLR Terbaik pilihan Fotografer:
1. Kamera DSLR Canon EOS 650D

Spesifikasi dari kamera digital Canon 650D merupakan kelanjutan dari canon tipe 600D, Canon tipe 650D ini terintegrasi dengan sensor CMOS Hybrid yang sangat berguna untuk memadukan fungsi  fase deteksi dan fungsi kontras autofokus, keunggulan fitur ini terasa  pada saat fotografer menggunakan 650D untuk proses  perekaman  video. Keberadaan Prosesor yang tertanam pada 650D merupakann generasi Canon Digic 5 14-bit. Fitur andalan lainnya dari canon tipe 650D adalah kamera jenis  DSLR ini sudah dilengkapi dengan  layar sentuh dan vari-angle sehingga semakin memanjakan para pemakainya. Canon tipe 650D adalah jenis DSLR pertama yang memiliki fitur layar sentuh. Fitur pendukung lainnya adalah Hybrid AF yang memberikan fasilitas  efek autofokus  dengan intens ketika  fotografer  memakai mode video dan live mode.
Kamera DSLR Canon EOS 650D
2. Kamera DSLR Nikon D70
Nikon tipe D70 membuat anda seperti fotografer professional. Kamera digital terbaik dengan harga terjangkau menjadikan tipe Nikon D70 sebagai buruan utama para fotografer pemula. Merk pabrikan Nikon memproduksi Nikon tipe  D70 yang dilengkapi dengan kemampuan menghasilkan gambar hasil potretan dengan ketajaman dari segi resolusi sehingga menjadikan gambar semakin berkualitas dengan color range yang maksimal. Kemampuan lain dari Nikon D70 adalah dari segi kecepatannya, tercatat hanya diperlukan waktu 1/2 detik dari kondisi kamera ini Off sampai On dan siap untuk digunakan dan hanya 0,1 detik saja waktu yang dibutuhkan untuk mengambil gambar ketika tombol pemotret ditekan. Nikon D70 ini dilengkapi pula dengan hadirnya built-in speedlight dan spesifikasi wajib lainnya seperti autofocus, semakin menjadikan Nikon D70 pantas menjadi pilihan utama.
Kamera DSLR Nikon D70
3. Kamera DSLR Canon 1100D
Apakah anda fotografer pemula? Kamera jenis DSLR Canon 1100D sangat cocok untu Anda. Dari segi kemudahan pemakaian didukung oleh tata letak fungsi kontol yang sangat sederhana sehingga bagi anda fotografer pemula dapat mengatur dan menggunakan kamera DSLR ini dengan sangat mduah. Keunikan lain dari Kamera DSLR Canon 1100D adalah tersedia dalam pilhan warna merah maron  dan warna abu-abu. DSLR Canon tipe 3100D sudah dilengkapi dengan modus pengaturan otomatis dan memiliki Live View sehingga bagi fotografer pemula akan sangat mudah mendapatkan hasil foto terbaik. DSLR Canon tipe 1100D terintegrasi dengan sensor CMOS dan ketajaman resolusinya sebesar 12 Megapiksel.
Kamera DSLR Canon 1100D
4. Kamera DSLR Nikon D3100
Pilhan ideal pantas jatuh pada Kamera jenis DSLR Nikon D3100 . Mengapa demikian? Tak lain karena kemampuannya dalam mengambil gambar yang berkualitas sehari-hari disela aktivitas anda, karena ukurannya yang mungil sehingga memudahkan penggunanya membawa dan menyimpan Nikon 3100 ketika berpergian. Spesifikasi dari  Nikon D3100 adalah adanya  fitur Live View yang mampu merekam video dengan kualitas video Full HD, dilengkapi juga sensor CMOS . Nikon D3100 ini terkenal hemat dalam konsumsi energy baterai dibanding pendahulunya Nikon D3000 dengan sensor CCD nya. Nikon D3100 beresolusi  14 megapiksel dan ISO yang mampu mencapai 3200.
Kamera DSLR Nikon D3100
5. Kamera DSLR Canon 550D
Ini dia kamera pamungkas kita dalam postingan Jenis Kamera DSLR Terbaik pilihan Fotografer. Tipe Kamera Terbaik pilhan fotografer, yakni Canon 550D. Dengan segala kemampuan yang dimilikinya, menjadikan Canon 550D kamera paling laris di tahun ini. Meskipun, generasi terbarunya sudah ada yaitu Canon 600D, tetapi tetap Canon 550D paling banyak diincar. Hal ini disebabkan karena Canon 550D memiliki fitur lengkap tetapi harga yang sangat murah bagi seorang pemula. Walaupun murah, tapi tidak murahan yah…hehehehe. Berdasarkan pengalaman pemakainya, Canon 550D terkenal memiliki kualitas yang jauh diatas harganya, menjadikan Canon 550D banyak dipakai oleh semua level fotografer dari amatiran sampai fotografer professional. Keunggulan utama dari Canon 550D diantaranya adalah memiliki resolusi 18 megapiksel, grip Canon 550D ini termasuk kokoh dan aman digunakan, (wuihhhh….tangguh banget kan). Ditambah dengan 550D cukup ringan ketika dibawa dan digenggam. Kemampuannya dalam merekam terkenal sangat tangguh karena mampu merekam video dengan kualitas 1080p/full HD pada frame 24,25 atau 30 fps. Canon 550D dilengkapi prosesor DIGIC 4 serta sensor CMOS.
Kamera DSLR Canon 550D
Sekian info tentang Jenis Kamera DSLR Terbaik pilihan Fotografer. Untuk melihat harga terkini dari Kamera DSLR terbaik ini, silahkan ke Spesikasi dan Harga DSLR Nikon dan Update Harga Kamera Canon 2013, salam Camerasiana.
Posted By : Nurul Hardiyanti